Bookmark and Share
 
 
 
CIKO
CIKO

081281737090
021.7107 5003
021.9933 9788

 
 
 
 
 
 
 
38.107.179.208

USER ONLINE : 22
TOTAL VISITOR : 433216
 
 
 

KREDIT MOBIL BARU DAIHATSU, KREDIT MOBIL XENIA, KREDIT MOBIL TERIOS, KREDIT MOBIL SIRION, KREDIT MOBIL GRANDMAX, KREDIT MOBIL LUXIO - SUKU BUNGA CICILAN MENARIK - DOWNPAYMENT MURAH

 
mesin cuci helm
 
jasa pembuatan website
 
 
 
Pemerintah Siapkan Dua Pilihan Untuk Batasi Subsidi BBM
Penulis :OTOMOTIFNET
 

Tarik ulur soal pembatasan BBM (baca: bensin dan solar) bersubsidi, akhirnya mulai menunjukkan titik terang. Seperti diberitakan berbagai media, Hatta Rajasa, menteri koordinator perekonomian menyebutkan pemerintah akan membatasi pemakaian BBM bersubsidi itu pada mobil pribadi.

Secara garis besar, ada dua opsi yang akan dipilih. Pertama, pembatasan tidak melihat tahun produksi. Artinya, jika aturan ini di terapkan semua kendaraan berpelat nomor hitam, berapapun tahun produksinya, tak boleh membeli BBM bersubsidi. Tetapi, aturan ini tak berlaku untuk motor dan juga kendaraan roda tiga.

Lalu opsi kedua yaitu, setiap mobil keluaran tahun 2005 ke atas, tak boleh membeli BBM bersubsidi. Begitupun untuk mobil berpelat nomor pemerintah (merah). Untuk mengetahuinya, setiap mobil yang akan mengisi BBM bersubsidi diwajibkan untuk memperlihatkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Meski begitu, aturan ini juga tak berlaku untuk kendaraan roda dua, tiga dan kendaraan berpelat nomor kuning alias angkutan umum.

Langkah pembatasan ini, menurut menteri keuangan Agus Martowardojo, seperti dikutip sejumlah media massa, bukan menghapuskan BBM bersubsidi, tetapi hanya memilah mana yang pantas mendapatkan subsidi.

Sebab, sampai saat ini jatah BBM bersubsidi diyakini sudah melampui batas yang ditetapkan. Diperkirakan total kuota BBM bersubsidi 2010 sebesar 36,5 juta KL  yang terdiri dari solar, premium dan minyak tanah, sudah terlampaui. Hal inilah yang membuat sejumlah SPBU mendapat ‘surat cinta’ dari Pertamina, yang berisi tentang penjatahan penjualan premium.

Seperti surat yang diperlihatkan salah satu SPBU di sekitar Jakarta yang mendapat jatah 576 Kl premium untuk sebulan. Bila di rata-rata selama 30 hari, berarti SPBU itu hanya menjual 19,2 kl. Padahal, rata-rata penjualan per hari SPBU itu selama ini mencapai 21 kl.

Soal ‘penjatahan’ ini, Mochammad Harun, vice president corporate communication  PT Pertamina, menyebutkan bahwa sesungguhnya stok BBM itu masih tersedia, hanya saja kalau terus digelontor akan melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah. “Stoknya masih ada,” sebutnya saat berkunjung ke redaksi OTOMOTIF  pertengahan November lalu.

Terlepas dari soal penjatahan itu, soal pembatasan ini tampaknya sudah akan dilaksanakan 1 Januari 2011. Nah, dari dua opsi itu, mana yang terbaik? Untuk berpartisipasi, silakan kirim komentar, saran atau kritikan Anda mengenai dua opsi itu. Kirimkan melalui email: umbisotomotif@gmail.com. kami tunggu, hingga Senin, 29 November 2010.

 

PROMOSIKAN HALAMAN INI
Bookmark and Share

DAIHATSU SIRION
Promo Dahsyat Daihatsu Bagi-Bagi Hadiah
Harga Xenia DP Hanya 10 Persen + Diskon Menarik
2011 Penjualan Otomotif Lebih Berat
Pemerintah Siapkan Dua Pilihan Untuk Batasi Subsidi BBM
Subsidi BBM Dicabut, Daihatsu Tetap Yakin Jadi Pilihan Konsumen
Mobil Daihatsu Promo Lucky Draw
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H
Daftar Bengkel Siaga & Posko Mudik Daihatsu 2010
Daihatsu Meluncurkan Sirion Special Edition Terbaru
 
pulau seribu
 
rafting
 
 
 
 
 
 
ASTRA INTERNATIONAL DAIHATSU
JAKARTA (PLUIT), BEKASI
Telp : 021.7107 5003, 021.9933 9788
Email : marketing@daihatsuonline.com